Terima Kasih Anda Telah Berkunjung Ke Blog kubencisekolah.co.cc

Rabu, 24 Desember 2008

Guru yang super aneh….


Gw masih inget sampai sekarang, dulu waktu kelas lima SD ( Sekolah Dasar ) ada guru yang gw rasa cukup baik pada awalnya, tapi entah mengapa pendapat gw berubah waktu pelajaran IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam ) tentang satwa yang dilindungi salah satunya monyet. Pertama-tama berjalan lancar pada waktu belajarnya tapi entah knapa terakhir-terakhir pelajaran, seluruh siswa cowo di suruh maju ke depan. Waktu di suruh maju, hati gw udah merasa gak enak banget. Ketika seluruhnya sudah ke depan guru itu berkata “ Ayo semuanya peragakan tingkah laku monyet dan mukanya harus mirip ”, semua siswa cowo maupun cewe pada bingung dan terdiam, guru itu berkata kembali ” ayo cepat !! pada mau pulang apa tidak ”, kebetulan pelajaran tersebut jam terakhir. Semuanya sudah mengikuti printah guru itu kecuali gw sendiri, yang terlintas di otak gw pada saat itu adalah kekesalan, gw bingung banget maksudnya apa ini guru. Tidak lama kemudian bel pulang berbunyi, akhirnya gw disuruh pulang juga. Keesokan harinya gw rasa masalah kemarin sudah selesai ternyata tidak ketika di suruh maju lagi, dan guru itu nagih utang gw karena blum meragain monyet, tapi gw tetep gak mau dan akhirnya gw disuruh berdiri di depan dan tidak boleh ikut ulangan sendirian. Sejak saat itu gw kesel bahkan benci ma guru tersebut, gw rasa dia bercanda untuk intermezo aja tapi kok jadi begini ujung-ujungnya. Gw rasa tuh guru stress beraaaaat...

Lagi lagi kekerasan !!


Bicara soal kekerasan yang lagi marak sekarang, ternyata sekolah menjadi tempat yang sering terjadi tindak pidana tersebut. Dari tingkat junior sampai senior menjadi pelaku, seringkali guru juga sangat berpartisipasi terhadap kekerasan. Untuk guru yang menjadi pelaku kekerasan, seharusnya di hukum yang berat agar oknum guru-guru di Indonesia menjadi kapok agar tidak melakukan prilaku hina seperti itu. Solusinya adalah home schooling yaitu sekolah di rumah, tapi apakah setiap orang mampu untuk itu?. .Sekolah menjadi tempat yang menyeramkan sekali saat sekarang ini. Bagaimana SDM di Indonesia mau maju kalau di bidang pendidikan tidak beres. Apakah perlu pemerintah membentuk sekolah yang khusus untuk kekerasan agar tidak terjadi lagi kasus yang seperti saat sekarang?

Semua itu salah siapa?

Sering sekali mendengar guru menganiaya murid, atau mendidik dengan sistem premanisme. Bagaimana tawuran pelajar ingin dibrantas kalau guru yang membuat murid menjadi anarkis. Sebaiknya dunia pendidikan itu diperbaiki para pengajarnya dulu karena murid itu mengikuti guru. Satu lagi kesalahan guru, yaitu sering merokok di area sekolah. Merokok itu ada tempatnya, peraturan sudah di rancang sedemikian rupa agar para perokok teratur tapi guru-guru ini malah menghiraukannya. Anak-anak pelajar menjadi perokok aktif, generasi muda menjadi rusak akibat mencontoh guru yang tidak bertanggung jawab.

Senin, 24 November 2008

Realita Cinta Di sekolah

Realita cinta di sekolah memang sangat mengasikan, adek kelas sering menjadi korban. Hambatan sering kali terjadi karena bukan hanya kita yang suka sama cewe tersebut. Baku hantam menjadi jalan terakhir untuk menyelesaikan persoalan itu. Contohnya di sekolah gw, banyak benget yang brantem gara hal ini karena mayoritas hampir 70% kebanyakan cowo. Setelah di pikir-pikir sekolah itu tempat belajar apa cari pacar ???

Tugas Sekolah !!

sering kali guru itu memberi tugas yang banyak dalam waktu yang singkat, hal-hal yang seperti ini yang membuat murid-murid pada malas, melihat tugasnya saja sudah enek apalagi ngerjainnya. Seharusnya guru itu membimbing murid menjadi yang terbaik bukannya hanya bisa merintah. Bila tidak mengerjakan akan di beri hukuman, memang sih mengerjakan tugas itu menjadi kewajiban murid, tapi guru tersebut juga harus tau kemampuan muridnya itu sendiri. Yang di repotkan bukan hanya murid itu tapi orang tuanya akan menjadi repot akan ulah guru. Jadi kesimpulannya, untuk para guru sebelum memberikan tugas, lihatlah kemampuan murid-muridnya.

Sabtu, 11 Oktober 2008

Cikal Bakal Korupsi !!

Segala cara dilakukan untuk mencapai sebuah keuntungan dimana saja, kali ini contohnya di sekolah. Kejadian ini biasa terjadi di awal semester, tepatnya pada waktu pembagian buku-buku materi. Biasanya murid kalo udah di kasih buku, dia harus bayar. Nah !!, dalam hal tersebut si murid bisa mendapatkan uang jajan yang lebih. Kok bisa? Begini caranya, pada waktu murid di suruh bayar buku, dia minta uang yang lebih pada orang tuanya, tapi orang tua biasanya meminta kwintasi pembayarannya. Untuk mengakali hal tersebut, kamu bisa bekerja sama dengan bendahara kelas, dengan cara mengubah nominal pembayaran yang ada di kwintasi, kalo bendahara minta komisi ya kasih aja tapi jangan banyak-banyak, kita bisa rugi. Cara ini gw tau ketika gw mau bayar buku trus bendahara kelas bilang “ mau di ubah gak neh kwintasinya “, ternyata temen-temen gw dah terbiasa melakukan hal ini, tapi gw gak terhasut, gw tetep jujur sama orang tua karena beliau sudah capek-capek mencari uang untuk anaknya, masih aja di bohongin, tapi kalo mau mencoba ya silakan. “Don’t try this at home but at school”

Selasa, 30 September 2008

Untuk Orang Tua !

Segala cara dilakukan untuk mencapai sebuah keuntungan dimana saja, kali ini contohnya di sekolah. Kejadian ini biasa terjadi di awal semester, tepatnya pada waktu pembagian buku-buku materi. Biasanya murid kalo udah di kasih buku, dia harus bayar. Nah !!, dalam hal tersebut si murid bisa mendapatkan uang jajan yang lebih. Kok bisa? Begini caranya, pada waktu murid di suruh bayar buku, dia minta uang yang lebih pada orang tuanya, tapi orang tua biasanya meminta kwintasi pembayarannya. Untuk mengakali hal tersebut, kamu bisa bekerja sama dengan bendahara kelas, dengan cara mengubah nominal pembayaran yang ada di kwintasi, kalo bendahara minta komisi ya kasih aja tapi jangan banyak-banyak, kita bisa rugi. Cara ini gw tau ketika gw mau bayar buku trus bendahara kelas bilang “ mau di ubah gak neh kwintasinya “, ternyata temen-temen gw dah terbiasa melakukan hal ini, tapi gw gak terhasut, gw tetep jujur sama orang tua karena beliau sudah capek-capek mencari uang untuk anaknya, masih aja di bohongin, tapi kalo mau mencoba ya silakan. “Don’t try this at home but at school”

Sabtu, 02 Agustus 2008

Apakah Ini Bisa Disebut Guru?

Seorang guru yang menghukum muridnya karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah, biasanya di suruh berdiri dengan satu kaki dan tangannya memegang telinga, itu adalah hukuman yang bisa di sebut "jadul", karena sekarang banyak oknum guru yang menyiksa muridnya karena hal-hal kecil. Ada juga guru yang memperkosa muridnya, apakah ini masih bisa di sebut guru?, sudah banyak terjadi di negaraku yang tercinta yaitu Indonesia tapi mengapa tahun ke tahun makin banyak saja kejadian yang memalukan seperti ini?, contoh yang nyata seperti video yang berada di bawah ini.


video

Minggu, 27 Juli 2008

Sifat-sifat guru Idaman

Mengajar dengan cara interaktif yaitu mengajar jangan monoton Cuma dia aja yang bicara
Memberi hadiah kalo dapat nilai ulangan yang terbaik
Harus Gaul jangan JAIM ( Jaga Image )
Mengajar Harus di selingi Intermezo yaitu lelucon yang bikin murid terhibur
Melakukan pendekatan sebagai teman tapi tetap ada aturannya
Jangan Galak kalo Mengajar
Memberi tugas yang mudah di cari
Memberi soal ulangan yang masuk akal bagi murid
Belajar jangan hanya di kelas tapi bisa di lingkungan sekolah
Jangan kebanyakan teori tapi praktek
Tegas dan bijaksana
Kalo bisa sih cantik ( bagi Murid cowo ) atau Ganteng ( bagi murid Cewe )
Peduli dengan Muridnya
Suka melawak agar tidak bosen
Guru Pengganti

Hufh..tadinya seneng ada guru pengganti karena katanya umurnya masih 20 tahun, ternyata benar ketika masuk ke kelas gw dia memang berumur 20 tahun trus dia itu masih kuliah, tapi kesenangan itu pun musnah ketika cara mengajarnya bikin enek. Dia itu ngasih tugas gak jelas tapi minta cepet di kumpulin trus yang bikin tambah enek yaitu dia Cuma ngasih soal yang banyak abis itu hanya ngawasin doank, rasanya pengen cepet-cepet neh guru minggat dari sekolah.

Selasa, 03 Juni 2008

Orang Tua

Topiknya agak menimpang sedkit neh, yang aku mau tulis adalah tentang orang tua yang selalu memaksakan kehendak untuk menentukan sekolah anaknya. Mungkin tujuannya baik bagi anaknya tapi orang tua juga harus melihat anaknya apakah anaknya itu setuju dengan sepenuh hati atau tidak . Ada yang menyuruh masuk Fakultas kedokteran atau yang lainya, tapi apabila tidak cocok sama kemauan anaknya bisa gawat malah bisa berantakan masa depannya. Jadi para orang tua yang ingin melihat masa depan anaknya bagus, mulailah berpikir ke depan jangan egois terhadap kemauannya, karena saya punya temen yang bapaknya kerja di TELKOM dan anaknya di suruh masuk sekolah TELKOM yang sekarang menjadi sekolah saya juga, karena itu bukan kemauan anaknya jadi anaknya itu kalo di sekolah jadi gak beres.
Pilih Kasih !

Kalo udah bertemu ama guru yang begini bawaannya kesel kesel aja. Guru yang suka pilih kasih sama muridnya, tidak apa apa kalo kita yang di pilih kasih tapi kalo yang gak, kita merasa asing pastinya. Di sekolahku SMP ada guru yang begini, semua murid juga tau kalo itu guru suka begitu. Guru itu memandang kekayaan murid, jadi apabila ada murid yang kaya, dia langsung menjadi baik tapi kalo ada muridnya yang kurang dia merasa acuh tak acuh. Sebetulnya guru itu tidak boleh pilih kasih tersebut karena ada pepatah duduk sama rendah berdiri sama tinggi.
Guruku, Makan Gaji Buta !

Sebetulnya pertama-tama aku gak tau apa artinya gaji buta, tetapi setelah ada temenku yang bilang tentang guru di sekolah kalo dia makan gaji buta, dan akhirnya aku bertanya tentang itu. Ternyata artinya makan gaji buta tuh kata temenku “pekerja yang tidak kerja tapi tetep dapet gaji “. Guru yang di sekolahku di bilang makan gaji buta karena kerjaannya kalo di kelas Cuma main hp ( handphone ) jarang ngejelasin materi belajar, trus dia jarang masuk tapi yang bikin sebel tugasnya menumpuk, dari ngerangkum buku sampai mengerjakan tugas LKS (lembar kerja siswa). Sebagai siswa saya merasa bingung sebetulnya guna guru tersebut apa ?. Mendingan gak ada guru lebih tenang dari pada ada tapi bikin kesel.

Kamis, 15 Mei 2008

Pertempuran Guru

Guru itu seharusnya dapat mengajar kebaikan atau hubungan social yang baik. Tapi saya pernah mempunyai guru yang sebaliknya, yaitu suka menjelek-jelekan guru lain. Sewaktu saya SMP saya mempunyai dua guru yang setiap salah satu dari mereka mengajar, dia menjelek-jelekan guru itu di depan muridnya. Saya ingat guru yang satu mengajar EKONOMI dan yang satunya lagi SENI MUSIK. Apabila guru SENI MUSIK sedang mengajar dan guru EKONOMI lewat, dia bilang kurang lebih seperti ini “ Ngapain tuh Miss Killer lewat,” dan apabila guru EKONOMI yang sedang mengajar, dia juga ngomong seperti itu, tapi saya sebagai siswa ya saya iya iya aja kalo mereka ngomong itu, nanti kalo salah jawab bisa berabe urusannya.
Setelah sekarang saya sudah SMA, saya masih bingung knapa guru kok ada yang seperti itu, Mana yang di katakan banyak orang ? kalo guru itu harus kita patuhi. Benar kata Candil vokalisnya SERIEUS kalo GURU JUGA MANUSIA. Jadi kita harus pintar-pintar sebagai murid untuk mematuhi guru, dan kita harus melihat sisi baik itu guru.
Korupsi di sekolah !!!

Pernah merasakan atau mendengar tentang korupsi di sekolah, mungkin ada yang pernah dan juga ada yang belum. Saya pernah mengikuti lomba yel anti narkoba se JABOTABEK yang hadiahnya sekitar 4 juta untuk juara satu. Sebulan sebelumnya saya dan teman-teman yang lain membentuk satu kelompok untuk mewakili sekolah yang terdiri lebih delapan orang. Kita latihan dengan giat setiap hari, sampai-sampai saya jatuh sakit. Ketika lomba penyeleksian di Suatu sekolah, kita mendapat peringkat satu, tapi itu belum masuk ke babk final. Setelah beberapa hari kita seregu di panggil untuk mengikuti lomba lagi di suatu pusat perbelanjaan di Sebelah barat kota Jakarta. Lama menunggu ternyata akhirnya tampil juga dan kami semua ketika pengumuman juara mendapat peringkat satu. Semua seneng dan kami semua sudah kebayang mendapat uang ( Namanya juga Masih SMP ) tapi ketika gerombolan kami sampai di sekolah, kita semua HANYA di traktir sekaleng POCARI SWEAT dan tidak mendapatkan uang sepeserpun. Lalu 4 juta di kemanain ama tuh GURU. Sebaiknya di kasih seorang mendapat 50 ribu juga udah seneng, tapi takdir sudah berkata, kita semua pasrah aja.

Senin, 12 Mei 2008

Tak Selamanya Guru Itu …………!

Bosen rasanya ketika masuk ke blogku membaca tentang kejelakan-kejelekan di sekolah, mumpung hati gw lagi berseri – seri, gw mau bercerita tentang guru yang menurut gw menjadi impian. ( Nulis Dengan Terpaksa )
Tidak selamanya guru itu di pandang menyeramkan, di sekolah gw ada guru mata pelajaran Pkn yang bernama Bams ( Identitas Di Rahasiakan ), Dia kalo masuk kelas kerjaannya ngelawak mulu meskipun kebanyakan kagak nyambung alias JAYUS, tapi gw selalu ketawa, gw ketawa bukan karena lucu ama lawakannya tapi karena kasian aja satu kelas gak ada yang ketawa. Biarpun pelajarannya ngeribetin tapi kalo gurunya kayak begini gw suka, jadi kita akan suka ama pelajarannya. Dan dia kalo ulangan enak, jawaban ulangannya yang penting nyambung biarpun pake bahasa kita sendiri. Udah ah muji-muji guru nanti pada ke-GRan lagi ( Gila Rasa ). Owh iya gw lupa, Guru ini pernah dapet Guru Teladan, dan dia ngajar di dua sekolah yang pertama sekolah negri, yang ke dua swasta.

Jumat, 09 Mei 2008

Gunanya Guru

Setiap orang di dunia pasti menganggap guru itu adalah seseorang yang mengajar muridnya supaya pintar. Kata-kata tersebut hanyalah omong kosong belaka, nyatanya di Indonesia masih banyak guru yang memberi bocoran, bocoran disini bukan bocor genteng yang seperti di rumah loe, tapi yang di maksud adalah bocoran jawaban. Saya punya temen kelas 3 SmK di Tanggerang, dan beberapa hari yang lalu dia UAN ( Ujian Akhir Nasional ), dan waktu malam sebelum UAN dia Teleponan ma Gw, dan Gw Tanya dia, “ Eh mba, lu gak belajar kan besok mau UAN”, trus dia jawab “ Gak Usah tadi udah tapi Cuma sebentar, buat apa belajar banyak-banyak orang besok Gw di Suruh dateng Pagi ma guru gw, buat di kasih bocoran jawaban UAN”, Sekolah tersebuat berada di wilayah Tangerang. Setelah saya mendengar dari anak muridnya sendiri, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa guru itu sebetulnya baik, tapi dia salah mengartikan kebaikan itu. Perbuatan guru itu sama aja membuat anak muridnya menjadi Bodoh, bukan menjadi Pintar.

Kamis, 24 April 2008

Guru = Musuh

Memang hanya sebagian guru yang seperti ini, tapi pengalaman gw selama sekolah, pasti ada saja yang seperti ini. Guru yang tidak bisa menilai hasil sebuah tugas muridnya dengan maximal, dia hanya bisa menilai dengan kemauannya dia sendiri, bukan dengan sebuah pengorbanan muridnya untuk menyelesaikan tugas tersebut. Sikap seorang murid yang sudah bersusah payah menyelesaikannya, tapi hanya di beri nilai yang tidak setimpal, yang pasti muridnya tersebut malah putus asa dengan harapannya. Seorang guru tidak pantas menjelek-jelekan hasil karya seorang murid atau di bilang “kamu ngerjakan tugasnya dengan cara mencontek ya” , bagaimana tidak menusuk hati tuh murid dan akhirnya tuh murid malah membenci tu guru. Yang seharusnya guru itu membimbing murid untuk jadi berhasil eh malah sebaliknya malah memutuskan semangat. Jadi kesimpulannya murid yang mengalamai hal seperti ini menganggap guru itu sebagai musuhnya.
Tradisi sekolahku


Dikelas biasanya ada seorang anak yang menjadi jagoan, dia yang suka mengatur-ngatur temannya trus dia juga punya anak buah. Dia berlaga seperti bos saja , apabila ada temennya yang tidak mau ngikutin kemauannya, dia langsung menghajarnya bersama anak buahnya. Kejadian ini sudah menjadi kebiasaan di setiap sekolah, murid-murid yang seharusnya belajar dengan aman dan tentram tapi dengan adanya ini mereka menjadi tekanan batin, belajarpun jadi tergesah-gesah dan akhirnya mendapatkan nilai yang tidak memuaskan, lalu mereka di bilang bodoh oleh gurunya. Seharusnya guru atau pihak dari sekolah, cepat mengetahui hal seperti ini, karena jangan sampai ada korban-korban selanjutnya. Di sekolah memang banyak tradisi yang seperti ini, makanya kita harus waspada dari sekarang

Jumat, 18 April 2008

Guruku Part 2

Mengapa telingaku panas ketika mendengar kata “GURU”, soalnya beberapa oknum guru di sekolah banyak yang tidak mau di salahin, contohnya apabila dia melakukan kesalahan pada waktu pada waktu memberi nilai pas kita Tanya mengapa salah, padahal bener…..eh dia malah nyari kesalahan yang laen ….Duh gimana Indonesia mau maju kalo banyak guru yang seperti itu…memang she ini hanya beberapa oknum guru.

Selasa, 08 April 2008

Guruku

Mereka emang ngajar tiap harinya, tetapi gak ada hati cara ngajarnya. Prinsip mereka yang penting gw udah kasih eloh materi dan soal, hasilnya gw liat dari nilai ulangan eloh. Yang gak bisa berarti G*BL*K.

Wah enak banget jadi guru kalo gitu. Gak mikir kenapa anak muridnya gak bisa. Gak mau mikir siapa yang salah.
Kalo nilai ulangan dikelas yang bagus cuma 5 orang, terus yang nilainya jelek ada 35 orang , kan berarti cara ngajarnya tuh guru yang G*BL*K. Apa mereka berpikir.

Gimana mau mikir, mereka punya alasannya banyak. Salah satunya yang sering dinyanyiin pasti lagu lama “ Gak pada belajar sih, makanya gak pada bisa, buktinya yang 5 orang nilainya bagus”

Wah tuh guru gak mikir lagi. Cuma 5 orang yang bagus dari 40 orang bangganya setengah mati.

Padahal yang gw tau, 5 orang itu dapat nilai bagus juga gara-gara nge-les, bukan diajar sama tuh guru.

Yang lebih parah lagi mereka sengaja bikin anak2 muridnya G*BL*K, terus ngomong deh “ Kalo pada mau pintar silahkan ikut les sama saya, biayanya…………..” silahkan terusin sendiri deh tuh omongan nya

Nge-les itukan ngorbanin waktu buat nyalurin hoby alias nge-Band, main basket, buka internet supaya punya wawasan luas ( jangan yang macem-macem ntar tambah G*BL*K)

Punya 5 orang guru kayak gitu aja. Wah ntar gw kayak si Banu, jadi anak kuper, gak ada sosialnya sama orang lain, wawasan gw jadi cupek.

Tuh guru udah ngajarin gw gak bertanggung jawab


Pelajaran Yang gak perlu dihapal
Gw maunya pelajaran yang diapalin itu yang emangnya sesuai dn tuntutan masa depan gw, Kayak matematika, Bahasa Inggris dll. Jangan semua pelajaran harus gw apal

Yang dulunya pintar n sekarang jadi jadi orang sukses juga kalo ditanya lagi kapan lahirnya Patih Gajah Mada, Kapan Ultahnya Ken Arok, pas yang ketujuh belas dirayain gak ( he… he. Ngada- ngada yah, pokonya yang kayak gitu deh ) Yang pasti udah pada gak apal lagi tuh. Jadi buat apaan gw ngapalin mati-matian, begadang sampe malem cuman buat ulangan dapet nilai bagus ( dapet nilai 6 aja gw bersyukur) habis itu gw lupa lagi.

Yang gw mau, yang perlu diapal sampe mati yah kudu diapal, yang gak perlu yah cukup diketahui aja.

Tuh Sekolahan berarti udah ngajarin gw jadi anggota DPR. Yang Gampang dibikin susah.
Emang sekolahan itu brengkes…..alias Br*ngs*k.

Dikirim oleh f3s_69@yahoo.com

Rabu, 02 April 2008

Lanjutan......

Berbagai Komentar

Ternyata bukan hanya film yang berjudul FITNA yang tapi blogku juga iku-ikutan di kecam….Contohnya di bilang controversial trus ada yang bilang blog yang menyimpang. Tapi bukannya di sini gw sebagai pelajar, ingin mematikan semangat belajar anak-anak Indonesia, tapi gw itu Cuma memberikan sedikit informasi yang gw alamin selama gw bersekolah, itu aja gak lebih.
Memang sih di Indonesia banyak anak-anak yang putus sekolah, tapi kita perlu tau dampak negative dari sekolah itu sendiri.


Love at School

Cinta…. Satu kata yang sangat penting ada di hati setip manusia. Tapi kalo cinta ada di sekolah gimana. Pengalaman gw waktu di SD, SMP, SMK cinta itu sudah ada tapi menurut gw jaman sekarang malah anak TK udah kenal yang namanya cinta. Percintaan di sekolah itu sangat bahaya karena bisa mengganggu pelajaran dan akhirnya berbuat yang tidak tidak. Ada yang tahu knapa pemerintah mengeluarkan UU ITE yaitu tentang pornografi yaitu karena banyak web yang menampilkan foto-foto anak pelajar di Indonesia yang mempertontonkan auratnya. Jadi memang sekolahlah yang jadi tempat atau sumber perbuatan itu, jadi sekolah itu sangat berbahaya.

Jumat, 21 Maret 2008

Sekolah Ku

Siapa yang tidak kenal arti kata SEKOLAH, menurut arti seh sekolah itu adalah tempat dimana orang pada mengajar dan di ajar. Sekolah memang pentong bagi manusia karena apabila tidak ada sekolah manusia tidak bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman, dan dari sekolah juga kita dapat belajar hubungan social antara satu sama lain. Maka daripada itu Sekolah itu sangat penting, tapi banyak orang juga tidak tahu dampak negative dari sekolah. Pada blog ini saya akan membahas tentang Negative Effect From School.


Bullying

Kalo sudah mendengar kata bullying, anda pasti sudah takut karena bullying adalah tindak kekerasan yang di lakukan senior terhadap junior.
Banyak sekali terjadi kasus kekerasan yang terjadi di sekolah Karena prilaku Senior yang merasa dirinya paling berkuasa. Prilaku ini bisa mengakibatkan beban mental pada junior dan akhirnya terganggu konsentrasi belajar lalu ikutan melakukan tindakan bullying itu sendiri dan akhirnya tindakan bullying yang berada di sekolah tidak dapat terhentikan.
Tindakan bullying ada berbagai macam, contohnya Pemalakan, kata ini sudah tidak lazim lagi pada siswa karena biarpun di sekolahnya tidak ada prilaku tersebut tapi di luar sekolah dengan anak sekolah lain bisa terjadi. Tindakan bullying bisa juga di akibatkan karena pelajar sudah stress dengan pelajaran di sekolahnya jadi anak tersebut mencari onar di sekolahnya. Masih banyak lagi contoh tindakan bullying.


Korupsi

Kata korupsi di sini beda artinya denga kasus yang berada di DPR karena ini bisa terjadi di sekolah yaitu Mencontek.
Mencontek adalah kegiatan yang meniru hak cipta seseorang. Kasus pada DPR yaitu korupsi itu bermula pada menyotek. Jadi apabila kalo masih jadi pelajar sering menyontek dan pada akhirnya pada waktu sudah kerja menjadi kebiasaan melakukan hal ini. Di Indonesia susah apabila seseorang itu tidak mencontek karena saya sendiri sebagai penulis sering mencontek tapi kalau mencontek juga harus tau cara membuatnya jadi tidak sembarangan. Saya sering mendengar guru memberi soal UAN ( Ujian Akhir Nasional ) kepada anak muridnya, dan ini memang sering terjadi, lalu si Murid di suruh membayar ke guru atau orang lain. Memang sih ini di lakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggunag jawab.
Nakal

Beberapa hal yang dapat menyebabkan prilaku nakal terhadap anak, contohnya karena sekolah. Ini bisa terjadi karena si anak tidak bisa mengikuti pelajarannya di sekolah dan menjadi stress Karena tidak bisa mendapatkan nilai yang bagus jadi si anak mendapatkan tekanan. Lalu si anak berbuat nakal, memang sih ada kaitannya tentang bullying tapi di sini yang akan di bahas adalah kenakalan yang terjadi di lingkungannya, contohnya karena stress si anak akan mencoba rokok, narkoba, dan minuman keras dsb.
Apabila si anak sudah mencoba salah satu atau bahkan semuanya pasti si anak tidak dapat berkonsentrasi terhadap pelajaran di sekolah dan akhirnya merugikan orang tuanya.




Tips Mencontek Yang Baik

1.Jangan Pernah Ngebet pake Buku, lalu bukunya di taruh di kolong meja. Karena Apabila kita mau lihat itu buku pasti kepala kita menunduk, dan guru pasti bisa mengetahuinya.
2.Kalo mau ngebet pake buku, anda harus foto copy tuh buku tapi di perkecil.
3.Kalo mencotek jangan sering-sering melihat ke guru karena guru merasa aneh dengan itu.
4.Kalo mau mencontek perhatikan sifat guru yang mengawas.
5.Jangan kalo mencontek kepala kita di tutupi oleh lembar soal.
6.Persiapkan mental yang baik sebelum mencontek.
7.Terima resiko apabila ketahuan.
8.Buang kertas contekan sesudah mencontek.
9.Bisa juga tulis rumus di papan jalan, tapi pakai pensil karena apabila pakai pulpen warnanya terlalu mencolok.
10.Kalau ada pakai pulpen yang kalo di beri cahaya bisa terlihat.
11.Kalau mau gunakan kalkulator, jangan di taruh di atas meja tapi di taruh tempat pensil.
12.Jangan terlihat gugup pada waktu mencontek.
13.Apabila mempunyai cara-cara lain kirim ke kubencisekolah@yahoo.com
 

copyright by www.kubencisekolah.co.cc